Tampilkan postingan dengan label selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selebriti. Tampilkan semua postingan

17 Juli 2017

Diduga Pakai Narkoba, Putra Jeremy Thomas Disekap dan Dikeroyok Oknum Polisi


Diduga Pakai Narkoba, Putra Jeremy Thomas Disekap dan Dikeroyok Oknum PolisiFoto: Kakak beradik Valerie dan Axel Thomas (Instagram Axel Thomas)

Kabar tak mengenakan datang dari aktor, Jeremy Thomas. Putra sulungnya, Axel Matthew Thomas diduga disekap dan dikeroyok oleh sejumlah oknum Satuan Narkoba Polresta Bandara Soekarno Hatta.

Rupanya kejadian tersebut dibenarkan kuasa hukum Matthew, Yanuar Bagus Sasmito.
Saksikan video 20detik mengenai Kronologi Pemukulan Putra Jeremy Thomas di sini:

"Benar. Sabtu kemarin kejadiannya. Sekarang sudah disikapi oknum-oknum tersebut oleh Prompam Bareskrim Polri. Soalnya mereka sudah menyalahgunakan penyelidikan," ujar Yanuar dalam sambungan telepon (16/7/2017).

30 April 2017

Polisi Benarkan Penangkapan Rapper Iwa K., Ini Kronologinya


Polisi Benarkan Penangkapan Rapper Iwa K., Ini Kronologinya  
Iwa K. instagram.com
 Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Martua Raja Silitonga membenarkan penangkapan terhadap Iwa Kusuma alias Iwa K. Penyanyi rap Indonesia itu kedapatan membawa tiga linting ganja. "Benar yang ditangkap Iwa K., penyanyi, sekarang sedang dalam pemeriksaan," ujar Martua, Sabtu, 27 April 2017.

Security Rescue & Fire Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta Tommy Bawono mengatakan Iwa K. ditangkap saat menjalani pemeriksaan di Security Check Point terminal 1B. "Petugas Avsec mencurigai bentuk rokok Djie Sam Soe, milik Iwa K.," ujar Tommy.

Baca juga: Iwa K. Bernyanyi, Ahok-Djarot Berjoget 

Menurut​ Tommy, Iwa K. bersama seorang temannya berencana terbang ke Palembang menggunakan pesawat Lion Air JT79. Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 05.00. Saat mereka berada di Security Check Point, petugas memeriksa penyanyi rap itu. Di kantong celana Iwa ditemukan sebungkus rokok Djie Sam Soe. "Ketika bungkus dibuka, ditemukan tiga batang rokok Djie Sam Soe yang bentuknya mencurigakan," kata Tommy.


Tiga batang rokok itu sama-sama memiliki cap Djie Sam Soe. Namun bentuknya berbeda dengan yang lain. "Ujungnya dilipat, tidak seperti Batang rokok pada umumnya," kata Tommy.

Dari kecurigaan itulah petugas kemudian membawa Iwa K. ke pos pemeriksaan. "Tapi yang bersangkutan tidak kooperatif," kata Tommy. Iwa K. menolak sehingga terjadi perdebatan.

Setelah memastikan isi rokok Iwa K. bukan tembakau, petugas Avsec kemudian melapor ke Polres Bandara Soekarno-Hatta. Polisi datang dan membawa Iwa K. Martua memastikan tiga batang rokok yang disita dari Iwa K itu adalah ganja. Saat ini, Iwa K. masih menjalani pemeriksaan. "Masih proses BAP (berita acara pemeriksaan)," kata Martua. (https://m.tempo.co/read/news/2017/04/29/064870680/polisi-benarkan-penangkapan-rapper-iwa-k-ini-kronologinya)

28 Maret 2017

Pecandu Narkoba 9 Kali Overdosis Hampir Mati, Kini Tobat, Bangkit dan Jadi Miliarder

 Jalan hidup seseorang kadang berliku dan sulit ditebak bahkan tak bisa diduga. Seorang pria bernama Khalil Rafati seorang pecandu berat narkoba, hidup menggelandang di jalanan dan jadi sampah masyarakat Los Angeles.
Bertahun-tahun Khalil anak pasangan muslim (ayah) dan yahudi (ibu) ini hidup sengsara dan bahkan sudah 9 kali overdosis nyaris merenggut nyawanya. Saat ia mengalami overdosis heroin, hanya bisa diselamatkan dengan alat kejut jantung. Dan sesudah itu ia mengubah hidupnya. Khalil pun akhirnya siuman setelah tim medis memberinya kejutan listrik dengan defibrillator.
Peristiwa itu berlangsung pada tahun 2003, ketika Khalil masih berusia 33 tahun. Ia waktu itu seorang pecandu berat kokain, berat badannya hanya sekitar 49 kg, dan kulitnya penuh bisul.

25 Maret 2017

Diduga Pakai Sabu, Ridho Rhoma Diciduk Polisi

Pedangdut Ridho Rhoma diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu. Ridho pun ditangkap penyidik Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (24/3/2017) lalu.
Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, AKBP Suhermanto menjelaskan kalau penangkapan Ridho Rhoma ini disertai bukti. "Dia kami tangkap dengan barang bukti 0,7 gram sabu," jelas AKBP Suhermanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/3/2017).

3 Maret 2017

Beli Tembakau Gorila via Instagram, Andika 'The Titan' Ditangkap

Beli Tembakau Gorila via Instagram, Andika The Titan Ditangkap
Andika Naliputra personel band The Titans (kanan), ditangkap Satuan Narkoba Polrestabes Bandung karena kedapatan menyimpan narkoba jenis tembakau gorila. Foto/Istimewa
A+ A-

- Sejak seminggu lalu, Andika Naliputra Wirahardja, salah satu personel grup band The Titans yang akrab dipanggil Andika 'The Titans' diciduk Satuan Narkoba Polrestabes Bandung atas dugaan kepemilikan narkoba jenis tembakau gorila.

Dijelaskan Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf, Andika ditangkap sejak 21 Februari lalu.

"Seminggu lalu, setelah itu kami proses dan hari ini sudah kami rilis," ungkap Febry, Rabu (1/3/2017).

Menurutnya, mantan personel Peterpan ini tertangkap tangan dengan barang bukti berupa dua bungkus paket tembakau Hanoman Gorila. Andika ditangkap di kediamannya saat sedang menerima barang yang dipesan.

"Jadi dia pesan dari Instagram, kemudian berlanjut ke WA. Dari pengedar dikirim melalui jasa transportasi online," jelasnya.

25 Juni 2016

10 Selebriti Yang Mati Karena Overdosis


Written By Ramadi Raurel 

Dunia selebritis yang glamor identik dengan hingar bingar dan hura-hura. Tak jarang, para seleb ini terjerumus menyalahgunakan narkoba hungga menjadi pecandu. Banyak di antara para selebritis yang berhasil lepas dari ketergantungan obat. Namun banyak juga yang harus mati muda akibat overdosis.

"Narkoba akan mempengaruhi pengambilan keputusan seseorang, jadi penilaian baik dan buruk menjadi saru

Berikut adalah seleberiti yang mati akibat ovedosis obat-obatan


1. Alda Risma


Artis cantik pelantun tembang 'Aku Tak Biasa' ini meninggal pada usia 24 tahun pada tahun 2006 di sebuah kamar hotel di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Sekujur tubuhnya dipenuhi dengan bekas suntikan sehingga diduga meninggal karena overdosis. Sang kekasihnya Ferry Surya Prakasa telah divonis bersalah oleh hakim selama 15 tahun karena membuat Alda menjadi over dosis.

2. Ryan Hidayat


Ryan Hidayat adalah seorang aktor Indonesia yang tenar pada tahun 90-an. Ia terkenal berkat perannya di film Lupus dan pernah menjadi bintang video klip 'Suara Hatiku' milik Nike Ardila (alm.). Ryan meninggal karena overdosis narkotika pada 8 Februari 1997 pada usia 26 tahun.

3. Galang Rambu Anarki


Nama ini terkenal berkat Iwan Fals menciptakan lagu dengan judul tersebut yang notabene merupakan nama anak pertamanya sendiri. Galang meninggal pada tahun 1997 di kamarnya sendiri akibat overdosis. Galang yang sempat bergabung dalam sebuah band bernama Bunga ini meninggal pada usia yang sangat muda, 15 tahun.

4. Whitney Houston


Ratu musik pop asal Amerika Serikat ini meninggal bulan Februari 2012 pada usia 48 tahun di Hotel Beverly Hilton yang didiaminya. Campuran mematikan antara alkohol dan obat-obatan yang dikonsumsi adalah penyebab utama kematiannya.

5. Amy Whinehouse


Amy Jade Winehouse meninggal di London tahun 2011 saat berusia 27 tahun. Amy merupakan seorang penyanyi dan pencipta lagu soul, jazz, dan R&B dari Inggris. Dara berbakat ini meregang nyawa akibat overdosis obat-obatan yang telah dikonsumsinya sejak tahun 2007.

6. Elvis Presley


Elvis Aaron Presley adalah seorang penyanyi rock 'n' roll legendaris Amerika Serikat. Ia juga seorang produser musik dan aktor dengan julukan 'Raja Rock 'n' Roll'. Elvis meninggal pada tahun 1977 di rumahnya sendiri akibat serangan jantung yang diakibatkan overdosis obat tidur. Saat itu usianya 42 tahun.

7. Marylin Monroe


Marilyn Monroe terlahir dengan nama Norma Jeane Mortenson. Ia adalah seorang aktris, penyanyi dan juga model terkenal asal Amerika Serikat. Hingga saat ini, dia merupakan bintang film dan simbol seks paling terkenal abad ke-20. Monroe ditemukan tewas di rumahnya pada usia 36 tahun karena overdosis obat tidur.

8. Heath Ledger


Heath Ledger melejit berkat peran sebagai koboi gay di film 'Brokeback Mountain' dan berperan sebagai Joker dalam film 'Dark Knight'. Ia meninggal tahun 2008 pada usia 28 tahun di ranjang kamarnya akibat ovedosis obat resep dokter.

9. Jimi Hendrix


Jimi Hendrix yang disebut-sebut sebagai dewa gitar ini meninggal pada tahun 1970 di kamar sebuah hotel di London. Hasil visum menemukan penyebab kematiannya disebabkan overdosis obat. Jimi tewas setelah menenggak wine dan 9 butir Vesperax. Jimi juga meninggal pada usia muda, 28 tahun.

10. Michael Jackson


Artis yang akrab disapa dengan panggilan Jacko ini meninggal karena overdosis obat propofol yang diberikan oleh dokter pribadinya sendiri, Dr. Conrad Murray. Jacko meninggal pada usia 51 tahun di rumahnya sendiri di Holmby Hills, Los Angeles.
Sumber: (http://adajendeladunia.blogspot.com/)

22 April 2016

Jadi Pecandu Narkoba, Marshanda Datangi Tempat Rehab

Jadi Pecandu Narkoba, Marshanda Datangi Tempat Rehab





Kapanlagi.com - Artis cantik Marshanda ikut terlibat di film 3 PILIHAN HIDUP. Di film yang disutradarai oleh Irwan dan Edy Lukman itu, mantan istri Ben Kasyafani ini berperan sebagai Rensi, wanita pecandu narkoba.
Bagi Caca, sapaan akrab Marshanda, tak mudah memerankan sebagai wanita pecandu narkoba. Apalagi, kekasih Egi John Foreisythe itu tak pernah menyentuh barang haram itu.
"Aku riset, gimana kalau lagi high, basian itu apa. Reaksi di sini reaksi orang makai. Kenapa mukanya bisa gitu, yang dirasain mulu apa, sakau itu apa," ujar Caca, saat ditemui di lokasi syuting film 3 PILIHAN HIDUP, Jalan Salak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (12/4).
Marshanda jadi pecandu narkoba dalam film 3 PILIHAN HIDUP © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Marshanda jadi pecandu narkoba dalam film 3 PILIHAN HIDUP © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto
Demi mendalami perannya sebagai pecandu narkoba, Caca bahkan rela mendatangi panti rehabilitasi. Bahkan dia berkenalan dengan seorang pemakai narkoba.
"Pernah datang ke rehab, kenal orang yang make, belajar dari mereka juga," katanya.
Caca mengatakan, begitu banyak tantangan keterlibatannya di film yang juga dibintangi oleh Roy Marten ini. Apalagi, sebelum main di film 3 PILIHAN HIDUP ini, Caca sempat vakum di dunia akting.
"(Tantangan) lumayan sih. Sebelum syuting banyak yang bantu untuk tetap on track, santai sih, feeling, bakal aman. Maksudnya di lapangan akan suportif dan lawan mainnya," tandasnya.

Simak berita ini juga ya!

Jadi Pemakai Narkoba & Selingkuh, Marshanda Justru Didukung Pacar
Ini Reaksi Ayah Marshanda Saat komunikasi Dengan Sienna
Marshanda Sering Disebut Gangguan Jiwa, Ini Kata Egi John
Belum Sebulan Dijaring, Ayah Marshanda Mengemis Lagi?
Putri Berbakti, Marshanda Berikan Rumah Baru Untuk Ayahnya
(kpl/mhr)

21 Februari 2016

Meski Pernah Terjerumus Narkoba, Tessy Masih Didukung Teman

Meski Pernah Terjerumus Narkoba, Tessy Masih Didukung Teman





Buat yang suka lihat acara komedi, mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa sekarang jarang melihat aksi Tessy Srimulat lagi di televisi. Ini disebabkan KPI memang membuat larangan untuk tidak menampilkan guyonan semacam banci dan sejenisnya. Padahal tahu sendiri, berperan sebagai banci adalah trademark dari Tessy selama ini.
Tessy pun mengaku dia masih dapat job di luar televisi. Tapi bagaimanapun dia masih bermimpi bisa kembali menghibur penggemarnya yang hanya bisa melihat penampilannya di layar televisi.
"Saya berharap, kalau masih ada stasiun yang menganggap saya layak, saya pergunakan (kesempatan). Karena sebagaian hidup saya di situ, nggak ada layak lagi," kata Tessy saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Meski merasa dikekang, Tessy enggan ke KPI © KapanLagi.com®/Sahal Fadly
Meski merasa dikekang, Tessy enggan ke KPI © KapanLagi.com®/Sahal Fadly
Tessy pun enggan untuk mendatangi KPI, meski merasa dirinya dibatasi. "Itu saya kembalikan ke stasiun masing-masing, karena apa semua stasiun PH perusahaan film nggak ada yg mau pakai, kalau mau pake dicekal. Banyak yang mengatakan nilai Tessy pakai rok. Kalau saya pakai celana bukan Tessy," jelas pelawak bernama asli Kabul ini.
Untung saja, meski sudah tak tampil di televisi, Tessy masih dapat dukungan dari orang-orang sekitarnya. Bahkan dukungan itu mereka berikan untuk Tessy yang pernah terjebak dalam penggunaan narkoba.
"Support banget, keluarga terutama. Karena apa, saya bukan teroris bukan pemerkosa bukan bandar, saya hanya korban barang haram. Saya ambil hikmahnya aja," pungkasnya. Semoga saja ya kita bisa lihat aksi Tessy lagi di TV.

Simak berita lainnya!

Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Tessy Tidak Memforsir Diri
Sibuk Jadi Duta BNN, Tessy Srimulat Drop Hingga Dilarikan ke RS
Trombosit Menurun, Pelawak Tessy Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Bebas Rehab, Tessy Bangun Kepercayaan Diri Untuk Kembali Eksis
Terpengaruh Lingkungan, Tessy Cerita Pakai Narkoba Sejak 1999
(Kapanlagi.com)

16 Februari 2016

Menkumham Jelaskan Alasan Banyak Artis Narkoba Keluar Masuk Penjara

Menkumham Jelaskan Alasan Banyak Artis Narkoba Keluar Masuk Penjara

Tribunnews.com/ Eri Komar Sinaga
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly 
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan banyak selebriti tanah air yang sering keluar masuk penjara akibat memakai narkoba.
Menurut Yasonna ini terjadi karena program rehabilitasi yang tidak berjalan secara baik.
Pasalnya, program rehabilitasi 100.000 pengguna yang dicanangkan tahun lalu, tidak dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.
"Artis bolak balik pakai narkoba karena program rehab ini tidak sesuai berjalan secara baik. Makanya, tahun ini harus lebih digalakkan lagi mengenai program tersebut," ujar Yasonna di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Kamis (28/1/2016).
Yasonna menjelaskan bahwa program rehabilitasi perlu dilakukan secara masif dan efektif agar lembaga pemasyarakatan tidak penuh dengan orang-orang yang menggunakan narkoba.
Mengingat kapasitas Lapas yang ada saat ini sudah tidak mencukupi bagi tahanan.
Yasonna menjelaskan, saat ini sudah 170.000 tahanan yang berada di Lapas seluruh indonesia, namun kapasitas lapas hanya sebanyak 110.000 tahanan.
Sementara sebanyak 500 ribu pengguna narkoba masih berada di luar lembaga pemasyarakatan dan tidak mungkin untuk dimasukkan semua ke dalam penjara.
Membuat lapas baru dengan kapasitas 1.000 orang, lanjut Yasonna, juga bukan perkara mudah karena setidaknya pemerintah harus menganggarkan sebanyak Rp 200 miliar untuk pembangunannya.
"Kami sudah buat MoU dengan BNN agar tidak hanya ditangkap-tangkap saja pemakainya, tapi juga harus diberikan rehabilitasi bagi mereka yang terbukti memakai narkoba," lanjutnya.
(TRIBUNNEWS.COM)