75
Sejak dua hari yang lalu netizen digemparkan dengan dia video pilot Citilink yang berdiri sempoyongan dan berceracau di dalam kokpot pesawat. Meski belum terbukti, beberapa netizen mengatakan pilot tersebut mengonsumsi tembakau Gorila.
BACA JUGA
Mungkin, ada beberapa dari kamu yang belum tahu tentang tembakau ini. Tembakau cap Gorila, atau Tembakau Hanoman, merupakan ganja sintetis. Dilansir dari salah satu media nasional, tembakau ini jenisnya banyak ditemukan di Indonesia.
Bahkan, salah satu media lokal mewartakan, tembakau Gorila telah beredar di Kalimantan Tengah. Kepala BNNP Kalimantan Tengah, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto mengatakan, tembakau ini sudah ada di Palangkaraya. Namun begitu, timnya masih mencari fakta lain terkait dengan peredaran tembakau Gorila di Kalimantan Tengah.
" Ya. Betul Pak, infonya memang sudah ada di Palangkaraya. Kami sedang mencari fakta yang disampaikan masyarakat terkait peredaran Tembakau Gorila di Kalteng. Kabarnya di Banjarmasin sudah ada." ujarnya kepada salah satu media lokal, pada Jumat (30/12/2016) kemarin.
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1285455/original/029702700_1468235801-20160711-cap-gorila-sat-1.jpg)
China merupakan penyuplai terbesar Narkoba ke Indonesia. Namun, pemerintah China tidak bisa menghentikannya karena hukum disana membolehkan apapun diproduksi dan dijual keluar negaranya.


















